oleh

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pencurian Peralatan Mobil Marak Terjadi di Bireuen.

Bireuen (ADC)– Setelah kasus hilangnya ban dan velg mobil dinas Kabag Ekonomi dan ban mobil Kijang pick up milik milik Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Lingkungan Hidup, Bireuen hingga kini belum terungkap.

Sekarang giliran ban dan velg mobil Toyota Rush kepala MTsN 4 Bireuen, di Peudada, Bireuen, Musmulyadi S.Ag (48) yang diparkir di rumah adiknya, di Desa Padang Kasab, Kecamatan Peulimbang, Bireuen hilang digasak maling, Selasa (6/8/2019), kejadianya diperkirakan sekitar pukul 03.30 WIB.

Musmulyadi melalui media Atjeh.Dayli.Com mengatakan, selama ini mobil Toyota Rush saya yang masih baru itu diparkir di rumah adeknya bernama Erlina setiap malamnya, di Padang Kasab, Peulimbang dan jarak hanya 30 meter dengan rumahnya. Sebutnya.

“Pas dipaginya,berangkat ke Banda Aceh bersama jajaran kantor rombongan Kankemenag Bireuen, melayat orang meninggal,” Cetusnya

Saat itu saya baru mengetahui setelah hilang ban dan velag mobil miliknya saat dikasih tau oleh Erlina, adiknya melalui telepon seluler dikala dalam perjalanan menuju ke Banda Aceh, lalu mengabari  kalau empat ban mobil di diparkir digarasi rumahnya telah hilang.

“Pada Awalnya saya ingin menghidupkan mesin mobil. Namun karena khawatir tertinggal maka saya menumpang mobil rombongan di jalan. Tiba-tiba di telepon oleh adek dan lalu mengabarinya kalau ke empat ban mobil di rumah dan pelak telah hilang dicuri oleh maling,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, Musmulyadi segera melapor ke Pospol Peulimbang Bireuen.
Pasca menerima laporan,sejumlah personel polisi dari Peulimbang dan Polsek Jeunieb langsung bergerak ke lokasi (TKP) dengan melihat,  bila mobilnya telah diganjal dengan kayu dan beberapa peralatan lainnya, sehingga posisi mobil itu masih masih utuh.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK,MSi melalui Kapolsek Jeunieb Iptu Soeharto mengatakan, telah turun tim personil keamanan untuk kita cek ke Tempat Kejadian Perkara, korban kehilangan empat ban dan velg.

“Ke empat unit ban mobil dan velgnya benar telah hilang, sedangkan malingnya menganjal dengan dua batu besar, sebagai pengganti ban serta 13 batu bata juga turut ikut diganjal juga mobilnya, satu lagi unit dongkrak yang ikut digunakan dan masih berada di bawah kolong mobil tersebut tidak dibawa lari oleh maling, hingga kini pelaku maling masih belum terindikasi siapa pelakunya,” Sebutnya.

Sampai saat ini, personel dari Polsek Jeunieb, Pos Polisi Kecamatan Peulimbang sudah memintai keterangan saksi korban, serta sejumlah warga lainnya dalam mengusut pelaku pencurian ban dan velg tersebut.

“Sepekan ini, kasus laporan pencurian ban dan valg mobil di Bireuen sudah marak terjadi tiga kali berturut turut dalam bulan Agustus ini menjelang Hari Raya Idul Adha,” Katanya. (Iqbal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed