oleh

BID Kecamatan Simpang Tiga Komit Bangun BUMG Bersama

Kota Jantho (ADC) – Bursa inovasi desa (BID) kecamatan simpang tiga kabupaten Aceh Besar digelar pada hari kamis, 8 Agustus 2019 di aula UDKP Kecamatan Simpang tiga, acara ini langsung dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Bahrul Jamil, S.sos, M.Si. turut hadir Koordinator TA T. Badlisyah, M.Pd, Camat Simpang Tiga M.Basir, SSTP, M.Si, Anggota DPRK Aceh besar Saifuddin, SE, Muspika Simpang Tiga. Acara tersebut di hadiri oleh 54 Peserta terdiri dari unsur Keuchik, TPG dan Kader Pembangunan Manusia dari masing-masing Gampong.

Bahrul Jamil meyampaikan Bahwa Bursa Inovasi Desa (BID) ini telah berlangsung selama 3 tahun yang dilaksanakan oleh kabupaten, dan baru kali ini di laksanakan di masing2 kecamatan, program nasional ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan agenda daerah dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa melalui alokasi Dana Desa/Gampong.

Pemerintah daerah berharap dengan adanya program ini, pembangunan ekonomi masyarakat atau pun pemberdayaan masyarakat miskin harus lebih di prioritaskan baik berupa beasiswa bagi anak2 yang kurang mampu maupun rehabilitasi bangunan layak huni bagi masyarakat kurang mampu.

Pun demikian, M.basir selaku Camat Simpang tiga meyampaikan bahwa kegiatan inovasi desa yang sudah diutarakan oleh masing masing keuchik dalam kartu komitmen harus tereplikasi dalam Musrenbang dan APBG Tahun 2020 serta menjadi usulan prioritas.

Kami juga berharap agar pengalokasian Dana Desa agar lebih efisien dan efektif penggunaaannya serta lebih mengutamakan kepada pemberdayaan ekonomi masyarakat, memiliki pendapatan Asli Gampong dari program yang telah di laksanakan. Tujuannya adalah untuk menciptakan kemandirian Gampong dalam menyelenggarakan pemerintahan Gampong.

“Sektor pariwisata juga kita miliki di simpang tiga, namun pengemasan dan budidaya sektor ini belum mampu kita optimalkan”. Ini juga salah satu inovasi bagi masyarakat agar mampu meningkatkan SDM dan penghasilan masyarakat serta PAG bagi daerahnya. Ungkap M.basir.

Wahyu Nurhadi, S.Pd ketua TPID Kecamatan Simpang Tiga menyampaikan bahwa komitmen yang telah disepakati oleh para peserta BID yaitu pembentukan Badan Usaha Milik Bersama kecamatan Simpang Tiga yang menjadi prioritas untuk pengembangan pemberdayaan ekonomi masyarakat Simpang Tiga. Ini merupakan salah satu potensi wilayah kecamatan simpang tiga sebagai salah satu daerah Aceh Besar yang merupakan kawasan pengembangan pemukiman wilayah penyangga ibukota provinsi Aceh. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed