oleh

Jelang Pawai Takbiran, IKAMBA Himbau Masyarakat Jaga Kebersihan

Banda Aceh (ADC)- Perayaan Hari Raya Islam di Kota Banda Aceh, selalu diwarnai dengan kemeriahan pawai takbiran, Dimana, jalan-jalan protokoler di pusat Ibu Kota Provinsi Aceh ini, ramai disesaki oleh masyarakat yang ingin menyaksikan penampilan dari peserta pawai.

Namun setelah gegap gempita perayaan menyambut hari kemenangan usai, Banda Aceh menjadi luar biasa kotor akibat sampah yang dibuang oleh masyarakat.

“Berangkat dari keprihatinan tersebut, Ikatan Mahasiswa Kota Banda Aceh (IKAMBA) menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak hanya memaknai perayaan Hari Raya Idul Adha sebagai kegiatan seremonial semata,” ungkap Ketua Umum IKAMBA Lazuardi, melalui press release kepada Media Atjehdaily.com, Jum’at 9 Agustus 2019.

Lazuardi mengatakan, seharusnya perayaan Idul Adha juga bisa menjadi momentum untuk memperbaiki diri, termasuk dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Sering kali kita terjebak kepada segala sesuatu yang sifatnya seremonial semata. Kita melihat, ada sebuah kontradiksi dimana seharusnya kita merayakan Hari Raya Idul Adha sebagai bentuk i’tibar agar dapat memperbaiki diri. Tetapi faktanya, justru kita mencederai perayaan Idul Adha dengan bersikap acuh terhadap kebersihan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyebutkan, mental yang menganggap bahwa menjaga kebersihan kota hanya menjadi tugas Dinas Kebersihan dan Pemerintah, adalah sebuah bukti yang menunjukkan bahwa kita masih masih memiliki pemikiran yang tertinggal.

“Agar kebersihan tersebut dapat terwujud, IKAMBA menghimbau kepada semua pihak khususnya masyarakat yang menyaksikan perayaan pawai takbiran, untuk lebih peka terhadap kebersihan Kota Banda Aceh,” imbaunya.

“Sebagai Umat Islam, pedoman kita kepada kebersihan itu sebagian dari iman, bukan kebersihan itu tugasnya Dinas Kebersihan,” tutup Lazuardi. (Ahmad Fadil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed